Catat, 3 Hal Ini Harus Kamu Perhatikan Saat Isolasi Mandiri di Rumah

Fasilitas kesehatan di Indonesia semakin penuh dan kewalahan dalam menghadapi bertambahnya pasien Covid 19 setiap hari. Kasus Covid 19 di Indonesia memang sedang melonjak tinggi akhir akhir ini. Terhitung pada hari Kamis (24/6/21), update kasus Covid 19 di Indonesia tercatat sebanyak 2.053.955 kasus positif.

Belum lagi menyebarnya virus corona varian Delta yang menambah risiko penularan Covid 19 semakin tinggi. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada hari Senin (21/6/2021) menyatakan secara resmi bahwa varian Delta merupakan varian virus corona yang paling cepat dan kuat. Selain itu, varian Delta juga lebih mematikan karena penyebaran virus ke tubuh semakin cepat.

Kondisi jumlah pasien Covid 19 di rumah sakit yang penuh membuat banyak pasien Covid 19 harus melakukan isolasi mandiri di rumah masing masing. Nah Kawan Puan, apasih yang harus kita persiapkan dan perhatikan saat isolasi mandiri di rumah? Melansir dari , berikut hal hal yang perlu kamu perhatikan dan persiapkan saat hendak melakukan isolasi mandiri di rumah.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid 19, Reisa Broto Asmoro, mengingatkan masyarakat bahwa ruang isolasi mandiri yang layak harus memiliki ventilasi dan aliran udara. Ada baiknya bila ruang isolasi memiliki jendela karena dapat mendukung kegiatan berjemur yang dibutuhkan oleh pasien Covid 19. Jika ventilasi udara cukup baik, maka kadar oksigen di ruangan pun cukup dan baik.

Sebelum melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, kamu harus memastikan oksigen atau udara yang masuk ke ruanganmu baik. Penting diingat, kamar isolasi harus terpisah dengan kamar anggota keluarga lain yang sehat, apalagi jika ada anggota keluarga yang memiliki komorbid. Hal ini dilakukan untuk memastikan individu tersebut tak menjadi sumber penularan virus terhadap anggota keluarga lain.

Saat kamu harusmenggunakan satu ruangan bersama dengan anggota keluarga lain, misalnya kamar mandi, pastikan ruangan dibersihkan setelah dan sebelum digunakan oleh anggota keluarga lainnya serta usahakan selalu memakai masker di rumah. Alat yang kamu butuhkan saat isolasi mandiri tidak perlu secanggih yang ada di rumah sakit, jadi lamu tidak usah khawatir. Cukup persiapkan termometer dan pulse oximeter saatkamu melakukan isolasi mandiri di rumah,

Kedua alat tersebut kamu gunakan untuk memantau suhu badan tubuh dan kadar oksigen di tubuhmu. “Kalau sudah ada gangguan respiratorik, batuk atau napas berat, itu boleh kok beli saja pulse oximeter, dilihat saturasinya. Kalau sudah di bawah 93 95 persen itu peringatan,” kata dr Paulus Arka Triyoga, SpP, Dokter Spesialis Paru dari Eka Hospital Cibubur. Covid 19 bekerja dengan cara berbeda di setiap tubuh manusia, jadi kamu tidak bisa menyamakan kondisi tubuhmu dengan orang lain.

Penting untuk kamu segera melapor ke Satgas atau petugas medis ketika kamu memiliki gejala Covid 19, agar mereka dapat mengetahui riwayat kesehatan dan kondisi Covid 19 yang kamu idap. Mengingat setiap orang memiliki gejala dan bawaan penyakit yang berbeda beda, obat obatan merupakan hal yang harus diurus secara individual. Jika sebuah obat bekerja dengan baik di tubuh seseorang, belum tentu dapat bekerja dengan baik di tubuhmu.

Penting untuk kita mempercayakan obat obatan kepada tenaga medis yang sudah sepenuhnya ahli dalam bidangnya. Bagi Kawan Puan yang harus melakukan isolasi mandiri di rumah, pastikan ketiga hal tersebut sudah kamu penuhi untuk mendukung kesembuhanmu dari paparan Covid 19. Jika kamu menemukan kesulitan dalam melakukan isolasi atau memiliki keluhan lainnya terkait Covid 19, segera hubungi Satgas Covid Nasional ke nomor 119 dan ke nomor 112 untuk Satgas Covid wilayah DKI Jakarta.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.